Apakah Reasuransi itu?

Setiap perusahaan asuransi biasanya harus memikul beban resiko yang nilainya melebihi kapasitasnya. Oleh sebab itu, perusahaan (ceding company) tersebut harus melemparkan kembali sebagian atau seluruh resiko tersebut kepada perusahaan lain yang bisa juga disebut sebagai reasuransi.

reinsuranceDalam praktek, reasuransi tersebut melemparkan kembali sebagian resiko yang dimaksud ke perusahaan reasuransi lain yang disebut retrosesi. Menurut peraturan pemerintah, perusahaan reasuransi di Indonesia tidak boleh menaha resiko melebihi 10% dariĀ  modal sendiri.

Berikut bagan prosentase antara pihak tertanggung, asuransi, reasuransi berkenaan dengan beban resiko yang ditanggung.

bagan-reasuransi

Fungsi dari reasuransi adalah sebagai berikut :

  1. Menaikkan kapasitas akseptasi perusahaan asuransi.
  2. Mendukung stabilitas keuangan perusahaan asuransi.
  3. Menciptakan keyakinan (confidence) bagi perusahaan asuransikapasitas-reasuransi-jiwa

Ada empat hal pokok yang harus diperhatikan dalam reasuransi yaitu :

  1. Tertanggung tidak mempunyai hak apapun terhadap pihak asuransi.
  2. Apabila reasuransi tidak mampu atau tidak mau membayar suatu klaim yang valid, ceding company harus tetap bertanggung jawab kepada tertanggung.
  3. Apabila ada ceding company pailit, reasuransi tetap bertanggung jawab kepada ceding company sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat.
  4. Reasuransi tidak mempunyai hak terhadap segala kesalahan yang dilakukan oleh tertanggung.

Ada beberapa metode Penempatan Reasuransi

  1. Treaty
    Adalah penempatan reasuansi yang dilakukan melalui suatu perjanjian antara ceding company dan reasuransi berdasarkan syarat dan kondisi yang telah disetujui bersama sebelumnya. Dalam hal ini, ceding company wajib menerima seluruh resiko sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat.
  2. Fakultatif
    Adalah ceding company bebas mengasuransikan pertanggungan yang ditutupnya, dan perusahaan reasuransi bebas pula untuk menerima atau menolak obyek reasuransi tersebut.
    Metode ini memerlukan waktu, biaya serta tenaga yang relatif lebih tinggi dari metode treaty.ceding-companyAda beberapa alasan penggunaan metode fakultatif adalah sebagai berikut :

    1. Kapasitas treaty yang sudah terpakai penuh
    2. Resiko yang bersangkutan tidak termasuk dalam persyaratan treaty
    3. Jika ceding company perlu menutup resiko yang tidak biasa

    Dengan cara ini, resiko yang hendak direasuransikan oleh ceding company ditawarkan secara individual (resiko per resiko) kepada perusahaan reasuransi.

  3. Fakultatif Obligatory
    Adalah sistem dimana ceding company tidak mempunyai keharusan mereasuransikan. Apabila sudah diputuskan untuk direasuransikan, maka perusahaan reasuransi wajib (obligatory) mengaksep bagian resiko yang direasurasikan sejauh termasuk dalam perjanjian yang telah dilakukan.
  4. Pool
    Adalah suatu bentuk perjanjian antara beberapa perusahaan asuransi untuk menempatkan jenis asuransi tertentu pada sebuah perusahaan yang telah ditetapkan bersama sebagai sentral yang kemudian akan dikembalikan kepada masing-masing anggota.
    Pool ini terutama untuk akseptasi resiko besar, seperti asuransi penerbangan.

Berikut informasi peringkat reasuransi terbaik untuk tahun 2008, 2010 dan 2012
Peringkat terbaik tahun 2008

peringkat-reasuransi-2008

Peringkat terbaik 2010

peringkat-reasuransi-2010

Peringkat terbaik 2012

peringkat-reasuransi-2012

Dan berikut adalah 7 rating teratas perusahaan reasuransi dengan nilai profit dan pemasaran tertinggi di Dunia

peringkat-asuransi-dunia

Leave a Reply